160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
930 x 180 AD PLACEMENT

Apakah MBG Masih Layak?, Inilah Perspektif Lain Tanpa Framing

Mbg
750 x 100 AD PLACEMENT

Program Makan Bergizi Gratis di awal kemunculannya sampai saat tulisan ini diposting masih menjadi kontroversi di kalangan masyarakat.

Sehingga wajar jika muncul pertanyaan apakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih layak untuk dipertahankan?.

Penulis akan menyajikan perspektif lain di tengah gempuran pemberitaan negatif tentang Program MBG. Bukan karena penulis sebagai  pro pemerintah, tetapi lebih kepada ajakan cara membaca sebuah realitas secara utuh tanpa framing.

Disclaimer, salah-satu keahlian penulis adalah peneliti di bidang “manipulasi opini publik”. Jadi penulis sangat paham bagaimana transformasi  informasi harus disampaikan untuk membentuk keyakinan publik, baik yang benar maupun yang hoax.

750 x 100 AD PLACEMENT

Apakah MBG Masih Layak?

1. Realitas Di Awal Kemunculan Program

Jika anda adalah orang yang selalu mendapatkan informasi dari media sosial, ataupun dari portal berita (online/offline), maka salah-satu cara untuk memahami informasi tersebut secara utuh adalah dengan cara menggabungkan dengan pemberitaan lainnya, atau pemberitaan sebelumnya.

Begitupun dengan pemberitaan MBG. Di awal kemunculannya sudah menuai pro kontra terutama dari sisi kebijakan pemangkasan anggaran atau lebih dikenal dengan efisiensi anggaran.

Mari pahami secara utuh. Saat efisiensi anggaran terjadi dan dialihkan ke Program Makan Bergizi Gratis apakah ada “pihak-pihak” yang merasa dirugikan?

750 x 100 AD PLACEMENT

Sebagai contoh, dari tahun 2005 – 2010 penulis aktif mengkritisi persoalan anggaran yang ada di tubuh PEMDA. Faktanya, banyak  anggaran yang “ambigu”, double anggaran, tidak efektif, tidak efisien, dan berseberangan dengan Arah Kebijakan Umum.

Efisiensi anggaran yang ada saat ini setidaknya memangkas anggaran-anggaran yang dinilai “aneh” (seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya) dan dialihkan untuk Program Makan Bergizi Gratis yang diharapkan kebermanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Perlu diketahui juga bahwa di awal kemunculan Program MBG banyak pihak yang tidak percaya bahwa program tersebut akan sukses.

Dari mulai pertanyaan “apakah benar pemerintah akan mampu membayar?”, “cara kerja dapur yang dinilai ribet”, serta statement pesimis lainnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Faktanya, saat ini antusiasme masyarakat yang ingin membuka dapur MBG sangat banyak sekali sekaligus menjawab atas “kepesimisan” tadi.

2. Realitas Politik

Mari cara pandang kita bergeser kepada perspektif politik. Salah-satu cara untuk mengalahkan petahana adalah dengan menghancurkan prestasinya.

Selain sektor pertanian, penulis juga memahami bahwa Program Makan Bergizi Gratis adalah salah-satu prestasi program terbaik yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo.

Maka jika penulis membayangkan sebagai oposisi atau yang kontra dengan pemerintah, hal pertama yang akan penulis “serang” adalah prestasinya yaitu Program MBG.

Serangan akan dilakukan sampai citra program tersebut menjadi negatif sehingga membentuk opini dan keyakinan masyarakat.

Konsekuensi logisnya, jika citra MBG positif maka secara alami akan menjadi mesin politik yang dapat diandalkan. Sebaliknya, jika negatif maka akan menjadi mercusuar politik prabowo yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat.

3. Gempuran Pemberitaan Negatif

Dulu saat penulis melakukan riset, terdapat situasi tertentu yang tidak diperkenankan untuk melakukan teknik  snowball sampling atau teori bola salju.

Sederhananya seperti ini: Jika anda bertanya kepada pembenci pemerintah anggaplah si A, maka saat anda bertanya ke si A siapa lagi yang bisa anda wawancara, maka besar kemungkinan si A akan merekomendasikan orang yang sepaham, sepemikiran dengan si A.

Artinya nilai subjektifitasnya menjadi sangat besar dan sulit menakar kadar objektifitasnya. Berbeda halnya dengan situasi investigasi, maka snowball sangat diperlukan.

Lalu apa kaitannya dengan MBG? Perlu diketahui perilaku netizen akan membagikan berita yang sejalan dengan pemikiran, kesukaan, dan keyakinannya.

Di sisi lain “Bad News is Good News” lebih cepat untuk dishare dibandingkan dengan pemberitaan positif. Maka jangan heran jika pemberitaan negatif lebih cepat viral termasuk pemberitaan negatif MBG.

Kejadian buruk yang menimpa beberapa dapur MBG tentu saja bukan menjadi cerminan dari keseluruhan dapur.

Perilaku negatif dari pengelola dapur bukan berarti juga menjadi gambaran perilaku negatif dari penggagas program tersebut.

Kesimpulan

Apakah MBG masih layak? Bagi penulis belum saatnya untuk menghakimi antara masih layak dan tidak. Hal tersebut dikarenakan belum ada timbangan, atau takaran yang objektif dan akuntable untuk menilainya.

Pertanyaan tersebut hanya mampu dijawab oleh penelitian yang benar-benar independen, objektif, dan akuntable.

750 x 100 AD PLACEMENT

Samsul Ma’arif adalah penulis utama di OpiniGarut yang fokus pada isu sosial, politik, dan dinamika lokal di Garut. Dengan gaya penulisan yang tajam dan analitis, ia menghadirkan perspektif kritis serta informasi yang berimbang untuk membantu pembaca memahami berbagai persoalan secara lebih mendalam.

Artikel Lainnya :
930 x 180 AD PLACEMENT